Arsip

Arsip untuk Juli, 2009

Dia Mencium Bau Surga….

Di dalam sebuah hadits yang bersumber dari Abu Hurairah rhodiyallaahu ‘anhu, Rasululllah shollallaahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda, “ Ada tujuh golongan orang yang mendapat naungan Allah pada hari tiada naungan selain dari naunganNya… diantaranya, seorang pemuda yang tumbuh dalam melakukan ketaatan kepada Allah.”

Dan di dalam sebuah hadits shohih yang berasal dari Anas bin an-Nadhr rhodiyallaahu ‘anhu, ketika perang Uhud ia berkata,”Wah …. angin surga, sunguh aku telah mencium wangi surga yang berasal dari balik gunung Uhud.”

Seorang Doktor bercerita kepadaku, “ Pihak rumah sakit menghubungiku dan memberitahukan bahwa ada seorang pasien dalam keadaaan kritis sedang dirawat. Ketika aku sampai, ternyata pasien tersebut adalah seorang pemuda yang sudah meninggal – semoga Allah merahmatinya -. Lantas bagaimana detail kisah wafatnya. Setiap hari puluhan bahkan ribuan orang meninggal. Namun bagaimana keadaan mereka ketika wafat? Dan bagaimana pula dengan akhir hidupnya? Read more…

Categories: Tazkiyatun Nufus

Mari Berpuasa Di Bulan Sya’ban

Ditulis oleh Muhammad Abduh Tuasikal on Kamis, 23 Juli 2009 10:59
26281Terdapat suatu amalan yang dapat dilakukan di bulan ini yaitu amalan puasa. Bahkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sendiri banyak berpuasa ketika bulan Sya’ban dibanding bulan-bulan lainnya selain puasa wajib di bulan Ramadhan.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يُفْطِرُ ، وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لاَ يَصُومُ . فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلاَّ رَمَضَانَ ، وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِى شَعْبَانَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa, sampai kami katakan bahwa beliau tidak berbuka. Beliau pun berbuka sampai kami katakan bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah sama sekali melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa secara sempurna sebulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Aku pun tidak pernah melihat beliau berpuasa yang lebih banyak daripada berpuasa di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 1969 dan Muslim no. 1156)

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha juga mengatakan,

لَمْ يَكُنِ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – يَصُومُ شَهْرًا أَكْثَرَ مِنْ شَعْبَانَ ، فَإِنَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak biasa berpuasa pada satu bulan yang lebih banyak dari bulan Sya’ban. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya.” (HR. Bukhari no. 1970 dan Muslim no. 1156)
Dalam lafazh Muslim, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha mengatakan,

كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ كُلَّهُ كَانَ يَصُومُ شَعْبَانَ إِلاَّ قَلِيلاً.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya. Namun beliau berpuasa hanya sedikit hari saja.” (HR. Muslim no. 1156)

Dari Ummu Salamah, beliau mengatakan,

أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَصُومُ مِنَ السَّنَةِ شَهْرًا تَامًّا إِلاَّ شَعْبَانَ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam setahun tidak berpuasa sebulan penuh selain pada bulan Sya’ban, lalu dilanjutkan dengan berpuasa di bulan Ramadhan.” (HR. Abu Daud dan An Nasa’i. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Lalu apa yang dimaksud dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada bulan Sya’ban seluruhnya (Kaana yashumu sya’ban kullahu)? Asy Syaukani mengatakan,  “Riwayat-riwayat ini bisa dikompromikan dengan kita katakan bahwa yang dimaksud dengan kata “kullu” (seluruhnya) di situ adalah kebanyakannya (mayoritasnya). Alasannya, sebagaimana dinukil oleh At Tirmidzi dari Ibnul Mubarrok. Beliau mengatakan bahwa boleh dalam bahasa Arab disebut berpuasa pada kebanyakan hari dalam satu bulan dengan dikatakan berpuasa pada seluruh bulan.” (Nailul Author, 7/148). Jadi, yang dimaksud Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa di seluruh hari bulan Sya’ban adalah berpuasa di mayoritas harinya.

Lalu Kenapa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak puasa penuh di bulan Sya’ban? An Nawawi rahimahullah menuturkan bahwa para ulama mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menyempurnakan berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan agar tidak disangka puasa selain Ramadhan adalah wajib. ”(Syarh Muslim, 4/161) Read more…

Categories: Fiqih

Membedah MLM (Multi Level Marketing)

MLM (Multi Level Marketing) Sebuah Permasalahan kiwari

Hukum Multilevel MarketingSeiring kemajuan teknologi dan pola pikir manusia dan turun dan jatuhnya aqidah dan akhlak mereka, maka bermunculanlah beragam perkara baru jerih payah usaha manusia khususnya dalam permasalah bisnis. Semuanya dilakukan untuk memakmurkan diri mereka- demikian anggapan mereka- tentunya dengan berusaha menghipnotis manusia dengan propaganda dan promosi yang sanggat menarik dan menggiurkan tanpa lagi memandang dahulu bagaimana tinjauan syari”at islam yang sangat sempurna ini terhadap jenis perkara tersebut.

Memang demikianlah kondisi sebagian kaum muslimin -kalau tidak dikatakan kebanyakan mereka- memandang usaha semata bagaimana mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin walaupun itu sangat fantastis dan tampak seperti mimpi. Hal inipun tidak lepas dari berita wahyu yang disampaikan Rasululloh shallallahu “alaihi wa sallam dalam sabdanya:

“Akan datang kepada manusia suatu zaman (ketika itu) seorang tidak lagi perduli dengan apa yang dia dapatkan, apakah dari yang halal atau haram?!”HR Bukhari (2059).

Berapa banyak seseorang mendzolimi saudaranya hanya dengan dalih harta, bahkan saling menumpahkan darah diantara mereka. Memang benar pernyataan Rasululloh shallallahu “alaihi wa sallam dalam salah satu haditsnya:

“Sesungguhnya setiap umat mendapatkan fitnah dan fitnah umat ini adalah harta.” (HR Al Timidzi dalam sunannya kitab Al Zuhd)

Fenomena seperti ini memang merupakan ujian yang sulit bagi kaum muslimin ketika iman dan taqwa menipis sedangkan ketamakan merupakah salah satu tabiat manusia seperti dijelaskan dalam sabda Rasululloh shallallahu “alaihi wa sallam :

“Seandainya anak Adam memiliki dua lembah harta; pasti ia menginginkan yang ke tiga, sedangkan perut anak Adam tidaklah dipenuhi kecuali dengan tanah, dan Allah memberi taubatNya kepada yang bertaubat”. HR Bukhari (6436), Muslim (1049)

Apalagi dizaman kiwari ini dimana media komunikasi dan promosi demikian merebak hingga kepelosok desa terpencil sehingga bertebaranlah jenis muamalat di masyarakat yang sebelumnya tidak diketahui, diantaranya MLM (Multi Level Marketing). Read more…

Categories: Fiqih

PERHATIAN….!!!JANGAN SUKA BOM DISEMBARANG TEMPAT…!!!

Berkaitan dengan aksi “Buang Bom Sembarangan” yang dilakukan oleh kaum teroris di Jakarta (17/7), berikut ini kami sampaikan artikel yang semoga bermanfaat sekaligus menjadi nasihat khususnya bagi para pemuda yang menjadi korban pemikiran sesat teroris-khawarij. Artikel tersebut kami nukilkan dari www.almakassari.com.

:::::

Pembaca yang budiman -semoga dirahmati Allah-,
Mungkin kita sama-sama telah membaca Harian Fajar tanggal 3 Maret 2007 halaman 11, yang memuat tentang pernyataan resmi dari Polda Makassar, bahwa ada enam kelompok yang disinyalir sebagai kelompok teroris. Berita tersebut mengingatkan kita peristiwa enam tahun silam, yaitu peledakan Mall Ratu Indah, Makassar. Ini disebabkan karena ada segelintir pemuda kaum muslimin yang “buang bom sembarang tempat!!!” Seharusnya bom itu dibuang dan diledakkan di medan jihad, justru dibuang dan diledakkan di negeri kaum muslimin sendiri. Mereka terlalu bersemangat dalam menegakkan amar ma’ruf nahi mungkar, namun tidak dilandasi oleh ilmu, sehingga justru lebih banyak kerusakan yang ditimbulkan daripada manfaat. Oleh karena itu, pada edisi kali ini kami akan memaparkan beberapa kerusakan yang ditimbulkan oleh kejadian tersebut.

  • Membunuh Diri

Dalam rangka “jihad” memerangi Amerika dan sekutunya, sekian banyak aksi peledakan dan bom bunuh diri terjadi di negeri-negeri kaun muslimin yang dilakoni oleh sebagian pemuda yang tak berbasis ilmu yang kuat. Akibatnya, korban berjatuhan dari kalangan warga sipil muslim sendiri. Padahal Allah -Subhanahu wa Ta’ala- telah melarang seorang muslim membunuh dirinya sendiri di dalam firman-Nya: Read more…

Categories: Aqidah

WAFATNYA DAN BIOGRAFI SYAIKH ABDULLAH BIN ABDURRAHMAN AL JIBRIN – RAHIMAHULLAHU TA’ALA

Nama dan silsilah keturunan:Abu Muhammad Abdullah bin Abdurrahman bin Abdullah bin Ibrahim bin Fahd bin Hamd bin Jibrin. Silsilahnya bersambung sampai ke kabilah Bani Zaid.

Kelahiran:Lahir tahun 1349 H. di desa Muhairaqa, Qowaiea. Terletak sekitar 180 km dari ibu kota Riyad.

Pendidikan:Setefah usianya genap satu tahun, mereka pindah ke Rayan. Di kota kecil itu orang tuanya memasukkannya sekolah tahun 1358 H. Mulailah ia belajar membaca dan menulis sampai tahun 1364 H. Setelah itu ia mulai menghafal al-Quran. Sebagian al-Quran berhasil ia hafal khususnya bagian sepertiga terakhir dan sisanya ia belajar dengan ayahnya Syaikh Abdurrahman sambil menghapal hadits nabawi yang empat puluh termasuk mempelajarinya sebagai ilmuilmu dasar.

Pada tahun 1367 H. ia mengajukan permohonan belajar kepada Syaikh Abdul Aziz Sythry -rahimahullah- agar bisa ikut belajar ‘(menjadi muridnya), akan tapi sang Syaikh tidak mau menerima murid, jika murid tersebut belum hapal al-Quran 30 juz. Akhirnya Syaikh Jibrin berusaha berkonsentrasi menghafal al-Quran hingga ia menghafalnya dengan betul, dan hafalannya selesai tepat pada penghujung tahun. Setelah itu barulah ia belajar dengan Syaikh Sythry dengan jadwal setiap sehabis sholat Subuh, dilanjutkan lagi di waktu duha (pagi), kemudian satu jam setelah sholat Ashar dan setelah sholat Maghrib hingga masuk waktu sholat Isya. Read more…

Categories: Info

Peringatan Isra’ Mi’raj

Juli 13, 2009 abualbinjy 1 comment

oleh : Ustadz Kholid Syamhudi

Bulan Rajab, bulan yang dihormati manusia. Bulan ini termasuk bulan haram (Asyhurul hurum). Banyak cara manusia menghormati bulan ini, ada yang menyembelih hewan, ada yang melakukan shalat khusus Rajab dan lain-lainnya.

Di  bulan ini juga, sebagian kaum muslimin memperingati satu peristiwa yang sangat luar biasa, peristiwa perjalanan Rasulullah Shallallahu’alaihi dari Makkah ke Baitul Maqdis, kemudian ke sidratul muntaha menghadap Pencipta alam semesta dan Pemeliharanya. Itulah peristiwa Isra’ dan Mi’raj.

Peristiwa ini tidak akan dilupakan kaum muslimin, karena perintah sholat lima waktu sehari semalam diberikan oleh Allah pada saat Isra’ dan Mi’raj. Tiang agama ini tidak akan lepas dari peristiwa Isra’ dan Mi’raj Rasulullah shallallahu ‘alaihi wassalam.

Akan tetapi, haruskah peristiwa itu diperingati? Apakah peringatan Isra’ mi’raj yang dilakukan kaum ini merupakan hal yang baik ataukah satu hal yang merusak agama? Simaklah pembahasan kali ini, mudah-mudahan Allah memberikan kemudahan kepada kita untuk memahaminya dan menerima kebenaran. Read more…

Categories: Ahkam

Hukum Memakai Icon Smile di YM

Oleh Ustadz Abdullah Roy, Lc.

Tanya: Assalamu’alaikum. Ustadz,bagaimanakah hukum smiley seperti yang ada di YM? Apakah smiley termasuk gambar yang menyerupai makhluk hidup? Jazakallahu khoiran. (Ikhsan Jaya)

Jawab:
Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhu.
Menurut pendapat yang kuat bahwa menggambar mahluk bernyawa dengan menghilangkan sebagian anggota badan, yang orang tidak mungkin hidup tanpanya (seperti menghilangkan dada, perut), dengan tetap menyisakan kepalanya termasuk di dalam larangan menggambar mahluk bernyawa
Ini adalah pendapat sebagian Syafi’iyyah (Lihat Nihayatul Muhtaj 6/375, Asna Al-mathalib wa Hasyiyatuhu 3/226), dan pendapat sebagian Hanabilah zaman sekarang (Lihat Fatawa wa Rasail Syeikh Muhammad bin Ibrahim 1/189-190)

Diantara dalil-dalilnya: Read more…

Categories: Fiqih

Permohonan Donasi Bantuan Dana

Assalamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh…

Segala puji hanya milik Alloh Ta’ala….Sholawat dan salam kita sampaikan kepada Rasululloh Shallahu’alaihi wa sallam…

Kepada seluruh ikhwan dan akhwat yang Alloh Muliakan…

Alhamdulillah, perkembangan dakwah Salafiyah di negeri kita Indonesia telah berkembang pesat. Saat ini diseluruh penjuru negeri telah ada kajian-kajian salafi yang berkembang. Begitu juga dengan Kami yang berada di Kota Medan dan Kota Binjai, kajian salafi disinipun berkebang pesat. Kami ikhwan salafi Mahasiswa Universitas Sumatera Utara yang tergabung dalam suatu organisasi dakwah yang bernama FORSIL (Forum Studi Islam Ilmiyyah) berusaha untuk mengembangkan kajian-kajian salafi di kota Medan dengan cara berdakwah lewat buletin dakwah, sms tausiyah, ta’lim rutin kampus, dan menyebarkan artikel-artikel dakwah lewat dunia maya.

Kini, karena semakin tingginya teknologi, Kami ingin menyebarkan Dakwah Salafiyyah secara Online melalui Via Yahoo Mesengger kesegala penjuru negeri ini agar kajian-kajian yang ada di Kota Medan dan Kota Binjai dapat didengar secara langsung (live) melalui layanan Yahoo Mesengger. Dan untuk mendukung program dakwah Online ini, maka kami membutuhkan suatu Modem yang akan digunakan untuk digunakan dalam layanan kajian Online Via YM tersebut. Tetapi kami terbentur dalam masalah dana dimana kami tidak memiliki dana yang cukup untuk membeli Modem tersebut.

Kami berencana untuk membeli modem Sierra 885 U dengan Harga Rp. 600.000,- dan untuk biaya bulanannya kami akan menggunakan layanan Telkom Flash seharga Rp. 125.000,- per bulan. Modem ini akan Kami digunakan untuk mengonlinekan secara Live Via Yahoo Mesengger yaitu :

Kajian-kajian rutin di Kota Medan dan Binjai (jadwal Kajian Online Via YM akan kami postingkan ketika persiapan kami sudah terpenuhi), Daurah-dauroh, rekaman-rekaman ulang kajian atau Dauroh yang dilaksanakan dikota Medan dan lain-lain sebagainya secara Online sehingga ikhwan dan akhwat yang jauh dari kota Medan dan Binjai serta ikhwan dan akhwat yang tidak dapat hadir secara langsung, dapat mendengarkan Kajian dari tempat antum berada.

Kami mengharapkan partisipasi antum untuk sudi kiranya memberikan bantuan dana (uang) agar program kerja “Kajian Online Live Via YM” yang kami rencaranakan ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Bagi antum yang ingin memberikan bantuan dana dapat mengirimkan bantuan ke

No. rekening : 601923 900 0236689 <Bank Muamalat>

A.n. Septian Anhar Lubis

Bagi antum yang telah mengirimkan bantuannya kami harapkan untuk mengirimkan sms konfirmasi dengan menyebutkan Nama Lengkap, Alamat, dan Jumlah Dana yang disumbangkan ke nomor Hp : 0852 76970852 (Akhi Septian)

Akhir kata Kami mengharapkan Bantuan antum/antunna sekalian demi tersebarnya Dakwah Salafiyyah di seluruh penjuru Negeri ini…….

Jazakumullahu khairan Katsiran

Wassalaamu’alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh….

Categories: Info